Bayi Nyaris Diculik di RSHS Bandung, Keluarga Ambil Langkah Hukum

Berita / 13-Apr-2026




Ibu korban, Nina Saleha, mengaku sudah merasakan adanya kejanggalan sejak menunggu bayinya untuk diserahkan. Ia menilai situasi tersebut tidak wajar, mulai dari dugaan adanya unsur penculikan hingga pelayanan perawat yang dianggap tidak masuk akal.

Selain itu, Nina juga menyoroti permintaan pemberian rating rumah sakit yang muncul secara tiba-tiba di tengah situasi panik. Hal tersebut membuat pihak keluarga merasa ada hal yang janggal dan tidak semestinya terjadi dalam kondisi darurat seperti itu.

Kuasa hukum Nina, Mira Widyawati, menyampaikan bahwa meskipun pihak rumah sakit telah menyampaikan permohonan maaf, keluarga tetap akan menelusuri kasus ini lebih dalam. Ia juga menjelaskan bahwa perawat yang diduga menyerahkan bayi kepada orang tak dikenal merupakan tenaga medis senior dengan pengalaman lebih dari 20 tahun yang seharusnya bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Menurut pihak keluarga, kejadian ini diduga bukan sekadar kelalaian, tetapi mengarah pada unsur kesengajaan. Peristiwa tersebut juga berdampak pada kondisi psikis Nina, yang mengalami kesulitan tidur hingga sempat mengalami halusinasi setelah didiagnosis menderita GERD, sehingga keluarga berencana melanjutkan proses hukum untuk mengusut tuntas kasus ini.

 

Program