Berita / 13-Jan-2026
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi menghentikan impor BBM jenis solar mulai awal tahun ini. Dampaknya, SPBU swasta yang membutuhkan solar wajib membeli pasokan dari PT Pertamina (Persero).
Kebijakan tersebut seiring dengan peresmian Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan. Bahlil menegaskan, dengan beroperasinya kilang ini, Indonesia tidak lagi memerlukan impor solar.
“Mulai tahun ini saya tidak lagi mengeluarkan izin impor solar,” ujar Bahlil saat peresmian Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1).
Ia menyebut Pertamina kini mampu memproduksi seluruh jenis solar, baik CN48 maupun CN51. Karena itu, SPBU swasta yang sebelumnya mengandalkan impor harus beralih membeli dari Pertamina.
Dengan kebijakan ini, Bahlil sekaligus menekankan SPBU swasta yang selama ini mengandalkan impor harus membeli solar dari Pertamina.
"(Swasta beli ke Pertamina) Oh iya dong, semuanya," imbuhnya.
p
Melalui optimalisasi RDMP, Pertamina bisa meningkatkan produksi bensin dengan nilai oktan di atas RON 90 hingga 5,5 juta kl per tahun. Dengan tambahan kapasitas tersebut, impor bensin RON 92, RON 95, dan RON 98 dapat ditekan hingga sekitar 3,6 juta kl per tahun.
pic source: cnnindonesia.com
© by DuniaDataDigital