Berita / 05-Mar-2026
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Bandung pada Rabu, 4 Maret 2026. Dalam agenda tersebut, Wapres mengunjungi SMP Santo Yusup Sulaksana yang berlokasi di Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong. Kunjungan tersebut didampingi oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Dalam kesempatan itu, Wapres meninjau secara langsung penerapan pembelajaran berbasis teknologi, khususnya Internet of Things (IoT), serta kegiatan ekstrakurikuler e-sport yang telah dikembangkan di sekolah tersebut.
Selama kunjungan, Gibran dan Farhan menyaksikan presentasi karya siswa kelas IX yang merupakan hasil dari proyek pembelajaran IoT dan pemrograman (coding). Salah satu inovasi yang ditampilkan adalah sistem palang pintu kereta otomatis yang dirancang oleh para siswa sebagai bagian dari tugas akhir mereka.
Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SMP Santo Yusup Sulaksana, Didit Wahyu Priono, menjelaskan bahwa proyek pengembangan IoT tersebut merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang telah diterapkan selama dua tahun terakhir. Menurutnya, pembelajaran coding di sekolah tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan produk yang memiliki manfaat praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Didit mencontohkan sistem palang pintu kereta otomatis yang dipresentasikan kepada Wapres. Sistem tersebut bekerja menggunakan sensor yang mampu mendeteksi kedatangan kereta. Ketika kereta melintas, sensor akan mengaktifkan mekanisme sehingga palang pintu menutup secara otomatis sebagai langkah pengamanan. Ia menambahkan bahwa proyek IoT tersebut menjadi tugas akhir bagi siswa kelas IX sekaligus bagian dari syarat kenaikan kelas. Setiap siswa diwajibkan berpartisipasi dalam proyek tersebut dengan sistem kerja kelompok.
Menurutnya, pengembangan yang dilakukan masih berada pada tahap dasar karena keterbatasan waktu pembelajaran di sekolah. Namun demikian, terdapat kemajuan dari segi penerapan teknologi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang masih sebatas model miniatur.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memberikan apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan para siswa. Ia menilai pengembangan teknologi berbasis sains dan teknologi di tingkat sekolah menengah merupakan langkah positif dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.
Farhan juga menyampaikan bahwa kegiatan ekstrakurikuler e-sport di SMP Santo Yusup Sulaksana telah berjalan sekitar dua tahun. Dalam kurun waktu tersebut, para siswa bahkan telah mengikuti berbagai kompetisi e-sport di tingkat tertentu. Ia berharap pengembangan pembelajaran IoT di sekolah dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, gagasan dan inovasi yang dihasilkan para siswa berpotensi menjadi inspirasi dalam pengembangan konsep kota pintar (smart city) di Bandung di masa mendatang.
“Pak Wapres meninjau langsung pelatihan e-sport serta aplikasi sains dan teknologi yang dikembangkan siswa. Anak-anak juga mempraktikkan berbagai konsep Internet of Things. Jika ide-ide tersebut terus dikembangkan hingga matang, ke depan bisa menjadi sumber inovasi yang mendukung pembangunan smart city di Kota Bandung,” ujarnya.
pic sources: pikiran-rakyat.com
© by DuniaDataDigital