Berita / 05-Mar-2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung melaporkan terjadi sebanyak 22 peristiwa akibat hujan deras disertai angin kencang pada Rabu (4/3/2026) siang. Sejumlah pohon tumbang dan atap rumah terbang dilaporkan di berbagai titik di Kota Bandung, akibat angin kencang yang berlangsung cukup lama dan menggoyangkan pepohonan dengan dahan dan dedaunan lebat.
Berdasarkan data BPBD, peristiwa yang tercatat meliputi pohon tumbang yang menimpa kendaraan, bangunan, serta atap rumah yang lepas. Salah satu kejadian pohon tumbang menimpa mobil yang melintas di Jalan Sulanjana, Kelurahan Tamansari, namun beruntung penumpangnya, seorang ibu dan anak, berhasil selamat dari bahaya.
Di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Kebon Lega, Kecamatan Bojongloa Kidul, pohon tumbang juga menimpa dua kendaraan. Sementara itu, di Jalan Badak Singa, Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, pohon tumbang dan sempat mengganggu arus lalu lintas. Kejadian serupa juga terjadi di Jalan Terusan Pasirkoja, Jalan Soekarno Hatta, dan Jalan Desa, Kecamatan Panyileukan.
Selain itu, pohon tumbang juga merusak bangunan di Jalan Papanggungan, Kelurahan Kebon Kangkung, Kecamatan Kiaracondong, serta menimpa rumah warga di Jalan Cijerah, Gang Mekarsari, Kelurahan Cijerah, Kecamatan Bandung Kulon. Berbagai peristiwa ini menunjukkan dampak signifikan dari hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Bandung, dan BPBD terus memantau serta mengevakuasi titik-titik terdampak untuk meminimalkan risiko bagi warga.
Sementara itu, titik lokasi pohon tumbang lainnya tercatat di SDN 265 Bandung Kulon, Jalan Cibadak Gang Ibu Aisah, kawasan Taman Tegalega, Alun-alun Ujungberung, Regol, Jalan Cipadung, Jalan Pagarsih Kelurahan Sukahaji Babakan Ciparay, serta Jalan Ambon Kelurahan Citarum Kecamatan Bandung Wetan. Pohon juga tumbang di Jalan Tera Kelurahan Braga Kecamatan Sumur Bandung, Jalan Sangkuriang Dago Kecamatan Coblong, Jalan Galunggung Kecamatan Lengkong, dan Jalan Bagunsrangin Kelurahan Lebakgede Kecamatan Coblong.
Tak hanya pohon tumbang, angin kencang juga menyebabkan atap rumah dan bangunan warga bergeser atau terbang. Kasus atap bergeser dilaporkan terjadi di Jalan Cilengkrang 1 Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru, sementara atap rumah terbang terjadi di Jalan Karapitan Gang Uni RT 03 RW 01 Kelurahan Burangrang Kecamatan Lengkong.
Humas dan Media BPBD Kota Bandung, Iqbal, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang. "Kejadian mulai pukul 14.00 WIB, total ada 22 titik kejadian," kata Iqbal dikonfirmasi pada Rabu (4/3/2026). Ia menambahkan, cuaca ekstrem ini menyebabkan gangguan arus lalu lintas, kendaraan tertimpa pohon, pohon menimpa bangunan dan rumah warga, hingga atap rumah terbang. Meski begitu, tidak terdapat laporan korban jiwa, meski aktivitas masyarakat sempat terganggu.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi angin kencang di wilayah Jawa Barat pada Selasa (3/3/2026) hingga Rabu (4/3/2026). Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyebut sejumlah wilayah perairan di Jawa Barat juga diperkirakan terdampak angin kencang.
pic sources: bandung.kompas.com
© by DuniaDataDigital