Berita / 14-Jan-2026
Aktris dan penyanyi Aurelie Moeremans kembali menjadi sorotan publik setelah menulis sebuah buku memoar berjudul Broken Strings. Buku ini merupakan karya personal Aurelie yang berisi tentang pengalaman masa muda yang penuh luka emosional. Aurelie mengisahkan pengalaman hidupnya, terutama tentang masa remaja yang penuh luka akibat menjadi korban child grooming dan kekerasan dalam hubungan yang tidak sehat sejak usia 15 tahun.
Aurelie menulis buku Broken Strings agar menjadi bagian dari perjalanan penyembuhan Aurelie. Buku ini tidak hanya bercerita tentang rasa sakit, tetapi juga tentang kesadaran, keberanian, dan proses berdamai dengan masa lalu. Melalui narasi personal dan reflektif dalam bukunya, Aurelie mengajak pembaca memahami bahwa luka batin akibat pengalaman traumatis tidak selalu tampak secara kasat mata, namun dampaknya sangat nyata dan panjang bagi kesehatan mental korban.
Sejak dirilis, buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans, buku nya viral dan mendapat perhatian luas di media sosial. Banyak pembaca mengapresiasi keberanian Aurelie mengangkat isu sensitif yang jarang dibicarakan secara terbuka, khususnya oleh figur publik.
Buku ini dinilai berhasil membuka diskusi tentang pentingnya edukasi relasi yang sehat, serta memberikan dukungan moral bagi para penyintas yang masih berjuang dalam diam. Tujuan Buku ini dirilis agar meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya nya child grooming. Broken Strings menjadi bukti bahwa karya tulis tidak hanya menjadi alat penyembuhan bagi penulisnya, tetapi juga inspirasi dan pemicu kesadaran bagi pembacanya untuk menjaga kesehatan mental dan memutus siklus luka di masa depan.
pic sources: metrotvnews.com
© by DuniaDataDigital