Berita / 07-Apr-2026
Harga plastik di wilayah Sukabumi mengalami kenaikan signifikan bahkan hingga mencapai 100 persen, yang berdampak langsung pada para pedagang, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah. Kenaikan ini terjadi dalam waktu relatif singkat, membuat para pedagang kesulitan menyesuaikan harga jual produk mereka. Plastik yang menjadi kebutuhan utama dalam aktivitas jual beli kini berubah menjadi beban tambahan yang cukup berat, terutama bagi pedagang makanan dan kebutuhan harian.
Para pedagang mengaku kenaikan harga ini memicu keluhan dari pelanggan karena harga produk ikut terdongkrak. Di sisi lain, mereka tidak memiliki banyak pilihan selain tetap membeli plastik dengan harga tinggi demi menjaga operasional usaha tetap berjalan. Beberapa pedagang bahkan mengalami penurunan keuntungan karena tidak berani menaikkan harga terlalu tinggi agar tidak kehilangan pembeli. Kondisi ini membuat posisi pedagang semakin terjepit di tengah tekanan biaya yang meningkat.
Lonjakan harga plastik ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi stabilitas usaha kecil di daerah tersebut. Selain berdampak pada pedagang, kondisi ini juga berimbas pada konsumen yang harus membayar lebih mahal untuk produk sehari-hari. Para pelaku usaha berharap ada solusi atau intervensi agar harga kembali stabil, sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan normal tanpa memberatkan kedua belah pihak, baik penjual maupun pembeli.
pic source: detik.com
© by DuniaDataDigital