Penggerebekan Daycare di Yogyakarta Terungkap dari Laporan Mantan Karyawan

Berita / 28-Apr-2026




Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Yogyakarta terungkap bermula dari keberanian seorang mantan karyawan yang melaporkan praktik tidak manusiawi di tempat tersebut. Mantan pengasuh itu mengaku tidak tahan melihat perlakuan terhadap anak-anak yang dinilai melanggar batas kemanusiaan, sehingga memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan melapor ke pihak kepolisian. Laporan inilah yang kemudian menjadi pintu masuk bagi aparat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut hingga akhirnya dilakukan penggerebekan di lokasi daycare tersebut.

Dalam penggerebekan yang dilakukan aparat, terungkap bahwa jumlah anak yang menjadi korban cukup besar. Dari data yang ada, puluhan anak diduga mengalami kekerasan dari total lebih dari seratus anak yang terdaftar di daycare tersebut. Bentuk kekerasan yang terungkap pun cukup memprihatinkan, mulai dari anak-anak yang ditempatkan di ruangan dengan kondisi tidak layak hingga dugaan pengikatan menggunakan kain dalam waktu tertentu. Beberapa anak bahkan dilaporkan mengalami luka lebam yang diduga akibat perlakuan tersebut, memperkuat indikasi adanya pelanggaran serius dalam pengasuhan.

Kasus ini kini tengah ditangani aparat kepolisian dengan menetapkan sejumlah tersangka, termasuk pihak pengelola daycare. Fakta lain yang terungkap menunjukkan bahwa tindakan tersebut diduga dilakukan secara sistematis, bahkan disebut berdasarkan arahan dari pihak internal lembaga. Peristiwa ini memicu perhatian luas dan menjadi peringatan keras terkait lemahnya pengawasan terhadap tempat penitipan anak. Pemerintah dan berbagai pihak pun didorong untuk memperketat regulasi serta memastikan seluruh daycare memenuhi standar keamanan dan perlindungan anak agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

 

pic source: kompas.com


Program