Berita / 04-Feb-2026
Seorang siswa SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, diduga membawa bom molotov ke sekolah. Polda Kalbar menilai aksi itu dipicu tekanan mental yang berat akibat masalah keluarga.
"Secara keseharian di sekolah, anak ini berperilaku normal. Namun tekanan mental dari persoalan keluarga diduga menjadi faktor yang berkaitan dengan kejadian ini," ungkap Pipit, Rabu (4/2/2026).
Pipit menjelaskan bahwa sebelumnya siswa tersebut sempat berada dalam pemantauan aparat. Namun, pengawasan menjadi kurang intens seiring munculnya masalah di lingkungan keluarganya.
Hasil penyelidikan aparat menunjukkan bahwa kakek dan ayah anak itu sedang sakit, yang memberikan tekanan mental cukup besar dan memengaruhi kondisi psikologisnya.
Oleh karena itu, penanganan terhadap siswa sebagai terduga pelaku pelempar bom molotov tidak hanya menekankan aspek hukum, tetapi juga difokuskan pada pembinaan dan pemahaman akar masalah, mengingat yang bersangkutan masih anak di bawah umur.
pic sources: news.detik.com
© by DuniaDataDigital